Kabupaten DAIRI ,Walpisnusantaranews.com – Akibat Perselisihan Kepala Sekolah SD 030358, kecamatan Siempat Nempu , Kristina RS tidak ada jalan damai Dengan Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani terkait ucapan kata ‘ bodoh ‘ hingga saat ini Tidak Selesai, Hingga menempuh Ke Jalur Hukum. Pada Senin ,(11/95/2026).
Kronologi kejadian perselisihan tersebut karena Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani diduga mengucapkan kata kasar ‘ Bodat ‘ kepada kepala sekolah tersebut
Prihal tersebut telah disampaikan oleh kepala dinas pendidikan kabupaten Dairi,Jaspin Sihombing yang mengatakan bahwa terkait Ucapan ‘ Bodat ‘ tersebut saat ini telah di somasi secara resmi ke Ketua DPRD Dairi,Cq sektretaris Dewan DPRD Dairi,Di Sidikalang dan berakhir tanpa ada kesimpulan pada saat keduanya di fasilitasi oleh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing.
” Ya benar, oknum kepala sekolah SD dengan ketua DPRD ,kita telah fasilitasi pertemuan nya , berlangsung di lingkungan SMK Arina, Sidikalang pada 28,namun hasil April 2026 lalu, namun belum ada kesimpulan disampaikan kepada saya, artinya belum ada kesimpulan, ” terang Jaspin Sihombing pada Senin, 11 /05/2025.S
Sementara itu Kristina RS mengatakan rasa kecewanya dan tidak merasa puas karena permintaan nya kepada ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani untuk minta maaf secara resmi kepada dirinya, keluarga dan publik melalui Media namun tidak dipenuhi.
” Permintaan saya tidak dipenuhi , yaitu meminta maaf secara resmi lewat Media atas sebutannya ‘ Bodat ‘ kepada saya,”;tegas Kristina.
Kristina RS mengakui menyerah kan kasus tersebut ke kuasa hukum nya untuk memproses kasus tersebut secara hukum.
” Saya sudah mengambil pengacara , rencana kami membawa kasus ini kejalur hukum , mungkin Kamis atau Jumat mendatang ,” terang Kristina.
Lebih tegas lagi Kristina RS mengatakan bahwa apabila dalam Tiga hari , Pihak ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani tidak memberi Jawaban atas somasi tersebut maka akan menempuh jalur hukum dan melibatkan Kuasa hukum untuk melaporkan ketua DPRD,Sabam Sibarani ke Polda Sumatera Utara , ” tegas Kristina RS.
Hingga saat ini belum ada jawaban resmi dari ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani terkait Somasi tersebut dan pihak Kristina pun belum ada kepastian apakah akan terus dilanjutkan terkait Somasi tersebut.(Ess)



















