Kabupaten Nias Selatan, Walpisnusantaranews.com – Beredarnya sebuah video viral yang diduga melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial YL menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. Video tersebut disebut-sebut memuat aktivitas bermuatan seksual yang dilakukan melalui media elektronik bersama seorang perempuan.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, YL menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa sosok dalam video tersebut dan menegaskan agar pihak yang menyebarkan video privasi seseorang bertanggung jawab apabila ada pihak yang merasa dirugikan. Pernyataan ini kemudian memicu berbagai tanggapan publik dan memunculkan desakan agar dilakukan pemeriksaan resmi oleh instansi terkait.
Sebagai aparatur negara, ASN memiliki kewajiban menjaga integritas, moralitas, dan nama baik instansi. Dugaan keterlibatan dalam konten bermuatan asusila terlebih yang tersebar luas di ruang publik dinilai dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.
Jika terbukti, tindakan bermuatan seksual melalui media elektronik dapat masuk dalam kategori pelecehan seksual nonfisik berbasis elektronik, yang berpotensi melanggar ketentuan hukum pidana serta aturan disiplin kepegawaian.
Masyarakat mendorong agar Pemerintah Daerah melalui Inspektorat Kabupaten Nias Selatan dan Badan Kepegawaian setempat segera melakukan klarifikasi serta pemeriksaan internal secara objektif dan transparan.



















