MEDAN, Walpisnusantaranews.com – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara resmi melantik 308 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam sebuah upacara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (9/3/2026).
Dalam sambutannya, Bobby Nasution menegaskan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta menjauhi segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) maupun tindakan lain yang dapat merugikan keuangan negara, organisasi, maupun masyarakat.
“Jangan ada kegiatan tambahan seperti pungli atau meminta uang dalam suatu proyek. Mari kita rapikan dan tertibkan bersama agar terhindar dari tindakan yang merugikan orang lain maupun diri kita sendiri,” tegas Bobby Nasution.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga 9 Maret 2026, kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara telah memasuki tahun kedua masa jabatan. Oleh karena itu, setiap program kerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hanya sebatas pelaksanaan kegiatan administratif, tetapi harus mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah secara nyata.
Bobby menekankan pentingnya menjaga kekompakan antar-OPD dalam menjalankan roda pemerintahan. Namun demikian, ia juga mengingatkan agar kekompakan tersebut tidak dijadikan alasan untuk menutup-nutupi pelanggaran.
“Kekompakan antar-OPD harus benar-benar dijaga. Jangan saling menjelekkan, tetapi jangan pula melindungi sebuah kejahatan,” ujarnya.
Selain itu, Bobby Nasution juga meminta seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemprov Sumut untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, kreatif, dan produktif serta tidak mudah mengeluh dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Adapun dari total 308 pejabat yang dilantik, terdiri dari 11 pejabat pimpinan tinggi pratama, 117 pejabat administrator, dan 180 pejabat pengawas. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan penguatan struktur birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna meningkatkan kinerja pelayanan publik.(ESS)



















