Kabupaten Tasikmalaya, Walpisnusantaranews.com – Kondisi Kantor Pemerintah Kecamatan Kadipaten di Desa Buniasih kian memprihatinkan dan memantik sorotan. Gedung yang semestinya menjadi pusat pelayanan publik itu justru terlihat rapuh, dengan indikasi kerusakan serius yang diduga luput dari perhatian pemerintah daerah.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan salah satu ruang vital, yakni ruang TP PKK Kecamatan Kadipaten, kini ditopang tiang darurat untuk menahan struktur bangunan yang melemah. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran nyata akan keselamatan, baik bagi aparatur maupun masyarakat yang datang mengurus administrasi. Risiko ambruk sewaktu-waktu bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan ancaman yang tak bisa diabaikan.
Ironisnya, kantor kecamatan yang berada di wilayah strategis gerbang masuk Kabupaten Tasikmalaya dari arah Garut justru dibiarkan dalam kondisi yang mencederai wajah pelayanan publik. Alih-alih mencerminkan tata kelola yang sigap, kondisi ini memperlihatkan potret kelalaian yang sulit dibenarkan.
Kritik keras datang dari Ketua Umum Forum Wartawan Priangan (FORWAPI), Halim Saepudin. Ia menilai pembiaran terhadap kerusakan fasilitas pemerintahan merupakan bentuk abai terhadap keselamatan publik.
“Ini sangat disayangkan. Kantor kecamatan adalah pusat pelayanan masyarakat, seharusnya menjadi prioritas utama dalam pemeliharaan. Jangan menunggu roboh baru bertindak,” tegas Halim, Selasa (28/04/2026).
Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan serta minimnya respons terhadap kondisi bangunan yang jelas-jelas tidak layak. Menurutnya, jika dibiarkan berlarut, hal ini akan menjadi preseden buruk dalam tata kelola aset dan pelayanan publik di daerah.
Desakan pun menguat dari masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera turun tangan. Audit kelayakan bangunan dinilai mendesak dilakukan, disertai alokasi anggaran perbaikan secara cepat dan terukur. Tanpa langkah konkret, kantor pelayanan yang seharusnya menjadi tempat aman justru berpotensi berubah menjadi sumber bahaya.(ESS)



















