Kabupaten Tasikmalaya, Walpisnusantaranews.com – Upaya pemulihan akses vital penghubung Ciawi–Singaparna (Cisinga) terus dikebut pasca longsor yang menerjang wilayah Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya. Aparat teknis dari UPTD Peralatan dan Perbengkelan (Alkal) berjibaku di lapangan untuk memastikan jalur strategis tersebut kembali berfungsi normal.
Memasuki hari ketiga pascakejadian, proses evakuasi material sempat mengalami hambatan. Kepala UPTD Alkal, Deni Sugandi, mengungkapkan bahwa salah satu alat berat yang dikerahkan mengalami gangguan teknis akibat selang hidrolik yang putus saat beroperasi.
“Alat berat sempat terhenti karena selang hidrolik putus. Namun perbaikan langsung dilakukan di lokasi dengan penggantian selang baru, sehingga kini alat sudah kembali beroperasi normal,” ujar Deni, Sabtu (14/02/2026).
Gangguan tersebut sempat memperlambat ritme pembersihan material tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan. Namun respons cepat tim teknis di lapangan membuat pekerjaan tidak berlarut-larut. Operasional alat berat kini kembali optimal untuk mempercepat pembukaan akses.
Selain memastikan kesiapan teknis, UPTD Alkal juga menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) guna mencegah terulangnya hambatan operasional. Distribusi BBM dilakukan secara terjadwal agar alat berat dapat bekerja tanpa jeda.



















