Kab. Tasikmalaya, walpisnusantaranews.com — Menanggapi isu vandalisme yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Organisasi Masyarakat Brigez Indonesia Kabupaten Tasikmalaya menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dan tidak ikut campur dalam peristiwa tersebut. Brigez memastikan bahwa tidak ada anggota organisasi yang terlibat dalam aksi vandalisme dimaksud.
Ketua DPW Brigez Kabupaten Tasikmalaya, Didang AK, menyampaikan bahwa dalam menjalankan roda organisasi, pihaknya senantiasa menjunjung tinggi etika, kedewasaan, serta kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.
“Brigez Indonesia bergerak dan berorganisasi dengan mengedepankan sikap santun, dialogis, dan bertanggung jawab, serta tidak membenarkan segala bentuk tindakan anarkis maupun sikap arogan yang dapat merugikan masyarakat dan mencederai nama baik organisasi,” tegasnya. Rabu (14/01/2026).
Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara. Namun, ia menekankan bahwa aspirasi harus disampaikan dengan cara yang baik dan bijak sesuai ketentuan hukum agar tidak menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.



















