Kabupaten Tasikmalaya, Walpisnusantaranews.com – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan sosial yang digelar Forum Tasikmalaya Bersatu (FORTABES) di Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (12/3/2026).
Dalam momentum bulan suci Ramadan, organisasi tersebut menggelar kegiatan bertajuk “Berbagi Keberkahan Ramadan” dengan memberikan santunan kepada Puluhan anak yatim dan lansia.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Di balik acara buka puasa bersama dan pembagian santunan, tersimpan kisah-kisah haru dari anak-anak yatim yang menerima perhatian dan kasih sayang dari Rekan-rekan FORTABES.
Ketua FORTABES, Riyan Nurfalah, terlihat langsung turun tangan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Dengan penuh kehangatan, ia menyapa satu per satu anak yang hadir, memberikan santunan serta paket bantuan yang disambut senyum bahagia.
Beberapa anak bahkan tampak menahan haru ketika menerima bantuan tersebut. Bagi mereka, perhatian dan kepedulian yang diberikan menjadi bukti bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap masa depan mereka.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yatim dan para lansia juga merasakan kebahagiaan yang sama. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Riyan di sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, FORTABES menyalurkan santunan kepada Puluhan yatim dan memberikan bantuan kepada Puluhan lansia. Selain itu, rekan dari FORTABES juga membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.
Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika rekan dari FORTABES, masyarakat, serta anak-anak yatim duduk bersama menjelang waktu berbuka puasa. Tawa dan canda kecil dari anak-anak menjadi gambaran bahwa kebahagiaan sederhana dapat hadir dari kepedulian dan kebersamaan.
Bagi FORTABES, kegiatan ini bukan sekadar program tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial yang ingin terus ditanamkan di tengah masyarakat. Organisasi tersebut berharap gerakan berbagi ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk ikut membantu mereka yang membutuhkan.
“Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang seberapa banyak kita bisa berbagi,” tambah Riyan.
Di tengah berbagai dinamika kehidupan, momen seperti ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Senyum anak-anak yatim yang terpancar sore itu menjadi simbol harapan bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya.(RJ)



















