Kabupaten Sorong Selatan, Walpisnusantaranews.com – Kepala Lembaga Satuan Pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kifle, Andarias Y. Krimadi, menyalurkan bantuan buku kepada Rumah Baca Kampung Kwowok (KSMP) di Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Selasa (17/3/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di Sekretariat PKBM Distrik Saifi, Kampung Sira, dalam pertemuan yang dihadiri langsung oleh Ketua Rumah Baca Kampung Kwowok, Marten Sreklefat. Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi terkait pengembangan literasi masyarakat di wilayah setempat.
Dalam keterangannya, Andarias Y. Krimadi menjelaskan bahwa kehadiran PKBM di Distrik Saifi bertujuan untuk mendorong semangat belajar masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membaca dan menulis sebagai bagian dari kebutuhan dasar kehidupan sehari-hari.
Ia menyoroti masih tingginya angka putus sekolah di Papua, mulai dari tingkat SD hingga SMA, yang berdampak pada terbatasnya akses masyarakat terhadap peluang kerja. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama didirikannya PKBM sebagai wadah pendidikan alternatif bagi masyarakat.
“Melalui PKBM, kami ingin memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk kembali belajar dan meningkatkan kualitas diri, sehingga mampu bersaing dan menghadapi tantangan ke depan,” ujar Andarias.
Selain itu, PKBM Kifle juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna memperkuat literasi, termasuk literasi digital, serta meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan di lingkungan sosial.
Andarias menambahkan, pihaknya secara rutin menyediakan berbagai jenis buku di sekretariat PKBM Saifi yang dapat diakses masyarakat dari Kampung Sira maupun sembilan kampung lainnya di Distrik Saifi. Bahkan, bantuan buku juga disalurkan ke komunitas-komunitas serupa di wilayah lain di Kabupaten Sorong Selatan.
Sementara itu, Ketua Rumah Baca Kampung Kwowok, Marten Sreklefat, menyampaikan apresiasi atas bantuan 25 buku bacaan yang diberikan oleh PKBM Kifle. Ia menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan minat baca para siswa binaan di rumah baca yang dipimpinnya.
“Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan budaya literasi di kalangan anak-anak dan masyarakat,” kata Marten.
Ia berharap kerja sama antara PKBM dan Rumah Baca Kampung Kwowok dapat terus terjalin dan semakin diperkuat guna meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di Distrik Saifi, khususnya, dan Tanah Papua pada umumnya.
Marten juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk pemuda, pemerintah, gereja, dan unsur adat, dalam mendukung kemajuan pendidikan.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.(JNS)



















