Kabupaten Tasikmalaya, Walpisnusantaranews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Pesta Patok Domba dan Kambing 2026 tingkat Kabupaten Tasikmalaya dengan mengusung tema “Peternak Maju Tasik Era Baru”. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Belakang Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya, Menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpeternak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor peternakan. Sabtu (27/06/2026)
Ajang tahunan tersebut diikuti oleh sekitar 164.000 peternak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya yang menampilkan domba dan kambing unggulan dalam tujuh kategori perlombaan. Kategori yang dipertandingkan meliputi Petét Non Pohel, Raja Kasép, Ratu Bibit, Raja Petét, Raja Pedaging, Domba Pedaging Campuran Ekstrem, serta satu kategori lainnya yang menjadi daya tarik utama dalam kompetisi.
Selain menjadi arena kompetisi, Pesta Patok juga dimanfaatkan sebagai media promosi ternak unggulan sekaligus membuka peluang transaksi jual beli antara peternak dan calon pembeli. Melalui kegiatan ini, HPDKI berharap nilai ekonomi ternak semakin meningkat sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para peternak.
Tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, Pesta Patok juga menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi dan budaya peternakan domba serta kambing yang telah berkembang secara turun-temurun di Kabupaten Tasikmalaya. Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat terlihat dari ramainya arena kegiatan serta besarnya minat pengunjung terhadap ternak-ternak unggulan yang dipamerkan.
Ketua DPC HPDKI Kabupaten Tasikmalaya, Asep Yuda Adikara, mengatakan Pesta Patok merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat kebersamaan antarpeternak sekaligus meningkatkan daya saing peternakan domba dan kambing di daerah.
“Kegiatan ini mempertandingkan tujuh kategori, di antaranya Petét Non Pohel, Raja Kasép, Ratu Bibit, Raja Petét, Raja Pedaging hingga Domba Pedaging Campuran Ekstrem. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah terhadap harga jual ternak peserta,” kata Asep.
Sebagai bentuk apresiasi, DPC HPDKI Kabupaten Tasikmalaya juga memberikan penghargaan kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) dengan jumlah peserta terbanyak serta PAC yang dinilai berprestasi dalam pembinaan peternak.
Seluruh peserta yang mengikuti Pesta Patok 2026 merupakan peternak asal Kabupaten Tasikmalaya. Melalui kegiatan ini, DPC HPDKI Kabupaten Tasikmalaya berharap sektor peternakan domba dan kambing semakin berkembang, mampu mencetak bibit-bibit unggul, meningkatkan daya saing peternak lokal, serta menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya.(RY/UR)



















