Lanjutnya, selama ini tempat hiburan tersebut selalu di penuhi para Oknum Aparat Penegak Hukum (APH) sehingga masyarakat takut untuk menyampaikan terkait aktivitas tempat hiburan tersebut,” pungkasnya.
hal yang senada juga disampaikan Supardi yang berdomisili sekitar tempat hiburan malam tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat terganggu apalagi dengan suara musik di tengah-tengah malam bahkan sampai pagi hari.
Hal yang senada juga disampaikan Yasokhi Harefa mantan Sekretaris Desa Sifalaete Tabaloho salah satu tokoh masyarakat,
“Saya dulu waktu masih aktif sebagai aparat Desa sering disampaikan masyarakat bahwa mereka sangat terganggu terkait tempat hiburan tersebut apalagi muda mudi sangat banyak datang ke lokasi membuat masyarakat sangat terganggu apalagi di tengah-tengah malam bahkan ada sampai pagi hari,” tuturnya.
Lalu, “Kami telah menyampaikan hal tersebut atau menyurati namun tidak ada respon karena saya duga ada intimidasi kepada Aparat Desa sehingga hal tersebut tidak ada respon,” paparnya Yasokhi Harefa.
Sampai berita ini diterbitkan pihak pemilik tempat hiburan tersebut dan pihak Desa Sifalaete Tabaloho belum memberikan penjelasan secara resmi, namun awak akan berusaha mengkonfirmasi dalam waktu dekat.(DZ)



















