Dalam pemaparannya, Kepala UPT Damkar menekankan pentingnya respons cepat dan tepat saat terjadi kebakaran. Para relawan diberikan materi dasar mengenai penyebab kebakaran, teknik evakuasi, hingga langkah-langkah antisipasi untuk meminimalisir risiko.
Tidak hanya teori, kegiatan juga diisi dengan simulasi langsung. Para peserta mempraktikkan cara memadamkan api secara sederhana menggunakan handuk basah dan karung basah sebagai langkah awal sebelum menggunakan alat pemadam. Selanjutnya, mereka berlatih menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), yang dipraktikkan langsung oleh masing-masing ketua grup dari tujuh SPPG di wilayah Kecamatan Cisayong.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh relawan dan pengelola SPPG memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat kebakaran, sehingga mampu melindungi diri, lingkungan kerja, serta masyarakat sekitar apabila terjadi insiden yang tidak diinginkan.(IR)



















