Ia meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri dan menyerahkan proses penegakan hukum kepada institusi yang berwenang.
“Jangan ada lagi kekerasan terhadap masyarakat sipil. Kalau terbukti ada anggota yang melakukan pelanggaran, proses secara tegas sesuai hukum. Kami akan terus mengawal persoalan ini agar masyarakat mendapatkan keadilan,” katanya.
DPRD Akan Kawal Aspirasi Masyarakat
Sebagai anggota DPRD Papua Barat Daya, Wilim Assem menyatakan akan mendorong agar aspirasi masyarakat terkait insiden tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
Ia juga meminta pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai peristiwa tersebut agar tidak berkembang berbagai informasi yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Maybrat.
Wilim mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus ditempuh melalui jalur hukum dengan mengedepankan kebenaran, keadilan, dan perlindungan terhadap masyarakat sipil.
“Kami tidak ingin persoalan ini berkembang menjadi konflik baru. Tetapi kami juga tidak akan diam apabila masyarakat menjadi korban. Kebenaran harus diungkap dan apabila ada pihak yang terbukti bersalah, harus bertanggung jawab secara hukum,” tegas Wilim Assem.(JS)



















