banner 728x250

Layanan KB TMMD ke-129 di Parungponteng Perkuat Sinergi Pemda dan TNI

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya, Walpisnusantaranews.com – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB P3A) berkolaborasi dengan TNI menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di UPTD Puskesmas Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (13/8/2026). Pelayanan KB ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kontrasepsi sekaligus memperkuat edukasi mengenai perencanaan keluarga.

Example 300x600

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinsos PPKB P3A Kabupaten Tasikmalaya, Yanti Permayanti, SKM., MM., mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dengan TNI dalam pelaksanaan TMMD ke-129.

“Dinsos PPKB P3A memberikan pelayanan, khususnya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), bagi pasangan usia subur di Kabupaten Tasikmalaya,” kata Yanti.

Menurutnya, pelayanan tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, mulai dari meningkatkan cakupan penggunaan alat kontrasepsi MKJP, mendukung upaya penurunan angka stunting, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan pertama meningkatkan cakupan penggunaan alat kontrasepsi metode jangka panjang, kedua mendukung penurunan stunting, dan ketiga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Yanti menambahkan, keterlibatan TNI tidak hanya dalam aspek pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya perencanaan kehamilan dan penggunaan alat kontrasepsi.

Ia menyebutkan, angka stunting di wilayah Kecamatan Parungponteng saat ini berada di kisaran 7 persen. Pihaknya berharap hasil Bulan Penimbangan Balita pada Agustus 2026 dapat menunjukkan penurunan angka tersebut hingga berada di bawah 5 persen.

“Semoga hasil Bulan Penimbangan Balita pada Agustus ini bisa menurun di bawah 5 persen,” katanya.

Yanti juga mendorong masyarakat, khususnya pasangan usia subur, untuk lebih mengenal berbagai pilihan kontrasepsi, terutama MKJP. Menurutnya, metode tersebut dapat menjadi salah satu pilihan dalam mengatur jarak kehamilan secara lebih terencana.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!