Kabupaten Tasikmalaya, Walpisnusantaranews.com – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan hiburan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan beragam produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada masyarakat luas.
Melalui rangkaian kegiatan Milangkala tahun 2026, puluhan pelaku UMKM diberi kesempatan menampilkan hasil karya dan produk unggulan mereka sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah berbasis usaha masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmindag) Kabupaten Tasikmalaya, Endang Syahrudin, mengatakan peringatan hari jadi daerah merupakan momentum yang efektif untuk memperluas promosi sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“Milangkala Kabupaten Tasikmalaya menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan produk-produk UMKM kepada masyarakat. Ini merupakan media promosi yang mampu meningkatkan eksistensi pelaku usaha lokal,” ujarnya, Senin (27/7/2026).
Ia menjelaskan, lebih dari 50 pelaku UMKM ambil bagian dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 dengan menampilkan beragam produk unggulan dari berbagai sektor usaha.
Menurut Endang, perkembangan teknologi digital mulai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM di Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah pelaku usaha, khususnya dari kalangan generasi muda, telah berhasil memperluas jangkauan pemasaran melalui berbagai platform digital.
“Sudah ada UMKM yang berkembang pesat karena mampu memanfaatkan pemasaran digital. Sebagian besar berasal dari pelaku usaha muda, meskipun jumlahnya masih perlu terus ditingkatkan,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih banyak pelaku UMKM yang mengandalkan metode pemasaran konvensional sehingga pemanfaatan teknologi digital belum merata. Karena itu, Diskopukmindag terus melakukan pendampingan dan mendorong transformasi digital agar pelaku usaha semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Sebagian UMKM masih mengandalkan pemasaran secara tradisional. Ke depan, kami akan terus mendorong mereka agar memanfaatkan media digital sehingga peluang pasar menjadi lebih luas,” jelasnya.
Endang berharap pelaku UMKM di Kabupaten Tasikmalaya mampu menjaga semangat berusaha di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam berinovasi, beradaptasi, dan membangun daya saing.
“UMKM harus terus berkembang, tidak mudah menyerah, serta memiliki semangat inovatif dan adaptif. Persaingan usaha saat ini semakin ketat sehingga diperlukan mental yang kuat dan kemampuan membaca peluang agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” pungkasnya.(RY)



















