Menurut Ucu Mulyana, pembangunan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Camat Cikalong Ucu Mulyana, S.IP., M.IP., mengatakan, “Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 bukan sekadar peringatan hari jadi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong. Melalui semangat Cikalong SIAP, kami mengajak seluruh masyarakat terus bersinergi, menghadirkan inovasi, bekerja dengan aksi nyata, serta mengedepankan profesionalisme dalam setiap pengabdian kepada masyarakat. Dengan kebersamaan, kami optimistis Kabupaten Tasikmalaya akan semakin maju, religius, sejahtera, dan mampu bersaing di berbagai bidang.”
Ia juga menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal harus berjalan beriringan dengan pembangunan daerah. Menurutnya, budaya merupakan identitas yang harus dijaga sekaligus dapat menjadi potensi untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Momentum Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi penguat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mempercepat pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya “Nyorang Mangsa Tasik Raharja.” (RY)



















