banner 728x250

Lindungi Generasi Muda! Puskesmas Pagerageung Skrining Kesehatan Jiwa dan Napza terhadap 400 Pelajar

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Tasikmalaya, Walpisnusantaranews.com – Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental remaja serta mencegah penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza), UPTD Puskesmas Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan skrining kesehatan jiwa dan Napza yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah. Selasa (13/10/2026)

Kegiatan tersebut menyasar para pelajar di SMPN 2 Pagerageung dan SMA Serba Bakti Suryalaya, dengan jumlah sasaran sebanyak 400 orang.

Example 300x600

Pelaksanaan skrining ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini untuk mengetahui potensi gangguan kesehatan jiwa pada remaja sekaligus mengidentifikasi risiko penyalahgunaan Napza. Kelompok usia remaja menjadi perhatian penting karena berada dalam fase perkembangan yang membutuhkan pendampingan, edukasi, serta lingkungan yang mendukung kesehatan fisik dan mental.

Melalui kegiatan tersebut, petugas kesehatan melakukan skrining sebagai langkah awal untuk mengenali faktor risiko dan menentukan tindak lanjut apabila ditemukan pelajar yang membutuhkan pemeriksaan atau pendampingan lebih lanjut.

Integrasi skrining kesehatan jiwa dan Napza dengan program CKG di sekolah diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi peserta didik. Dengan demikian, upaya promotif dan preventif tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis serta perilaku berisiko pada remaja.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap kesehatan mental dan pencegahan penyalahgunaan Napza.

Kepala UPTD Puskesmas Pagerageung, H. Yoyo Suhartoyo, SKM., M.K.M., menyampaikan bahwa skrining kesehatan jiwa dan Napza pada remaja perlu dilakukan sejak dini, termasuk melalui lingkungan sekolah.

“Dalam rangka mengetahui, mencegah, dan menanggulangi gangguan kesehatan jiwa serta penyalahgunaan Napza pada remaja, perlu dilakukan deteksi dini. Salah satu upayanya adalah melalui skrining terhadap anak-anak usia sekolah,” Ungkap H.Yoyo Suhartoyo

Ia menegaskan pernyataan tersebut bahwa kegiatan skrining yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu upaya untuk menjangkau pelajar sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan Napza.

Dengan sasaran 400 pelajar di dua satuan pendidikan, kegiatan skrining ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan jiwa dan bahaya penyalahgunaan Napza.

Deteksi dini perlu diikuti dengan edukasi, pendampingan yang tepat, serta rujukan atau pelayanan lanjutan apabila diperlukan. Penanganan yang mengedepankan privasi, kerahasiaan, dan perlindungan terhadap peserta didik juga penting agar pelajar merasa aman dalam mengakses layanan kesehatan.

Melalui upaya tersebut, Puskesmas Pagerageung diharapkan terus memperkuat pelayanan kesehatan preventif di lingkungan pendidikan demi mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, tangguh, dan terbebas dari risiko penyalahgunaan Napza.(RY)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!